1.1 Pengantar OOP
Perkembangan IT (Information Technology) saat ini sudah sangat pesat dan kebutuhan akan IT dalam kehidupan sehari-hari sulit dihilangkan. IT terus dikembangkan baik hardware maupun software untuk memenuhi kebutuhan informasi dan membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Misalnya, IT dipakai untuk mempermudah menyebarkan informasi melalui berbagai media, IT dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di kantor, IT dipakai untuk kegiatan perdagangan, dan lain sebagainya.
Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan saat tersebut sudah sangat kompleks, karena harus menyajikan informasi yang akurat pada saat dibutuhkan, dapat berinteraksi dengan mudah dan memberikan user interface yang baik. User interface untuk mempermudah interaksi dengan pengguna dapat berupa tombol, popup menu, dropdown menu, masukan dan masih banyak komponen yang lain. Proses yang ada dibelakang user interface tersebut juga sangat kompleks karena merupakan business process seperti hubungan antara produk, pelanggan, order dan lainnya yang melibatkan banyak logika dan pengolahan data.
Karena teknik pemrograman prosedural yang ada sebelumnya dirasa kurang efektif, maka programmer mengembangkan teknik yang diberi nama Objcet Oriented Programming (OOP). Tujuan teknik OOP ini adalah untuk menyederhanakan kompleksitas dengan memodelkan aspek esensial yang ada. Jika model yang dikembangkan semakin mendekati persoalan yang akan dipecahkan, maka semakin mudah persoalan tersebut dapat dimengerti, sehingga program lebih mudah ditulis dan kelola.
Pada pemrograman prosedural, persoalan diselesaikan dengan membentuk fungsi dan prosedur, persoalan di pecah menjadi modul-modul kecil dan pros
es dipandang sebagai urutan instruksi. Fungsi dan prosedur merupakan fokus utama yang digunakan untuk memanipulasi data, sedangkan datanya bersifat pasif.
Sedangkan pada pemrograman berorientasi obyek, persoalan diselesaikan dengan membentuk suatu obyek sebagai abstraksi dari sesuatu yang ada didunia nyata dan dapat dibedakan dengan obyek lain. Obyek ini digunakan untuk membungkus propertis dan operasi, melewatkan pesan, dan inheritance (warisan) dalam aplikasi untuk menyelesaikan domain permasalahan. Fungsi dan data bukan merupakan hal yang terpisah dan bersifat aktif.
Persoalan yang akan dipecahkan dan semua informasi yang berhubungan dengan persoalan tersebut sering disebut sebagai problem domain. Misal, jika kita ingin membuat program untuk keperluan inventory dan sales di suatu perusahaan maka problem domain-nya adalah semua informasi tentang perusahaan tersebut yang berhubungan dengan pengaturan stok inventory, cara penjualan, pemasukan penjualan dan data lainnya. Manajer penjualan dan manajer bagian gudang akan menjadi problem domain expert yang dapat membantu dalam menyelesaikan masalah.
Disain dari Object Oriented harus berisi objek-objek yang ada pada problem domain tersebut. Jadi dari persoalan diatas harus ada obyek-obyek seperti barang, customer, sales, dll.
1.2 Visual Basic .NET
Visual Basic .NET adalah bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan oleh para programmer. Visual Basic .NET dapat digunakan untuk membuat aplikasi windows, web dan juga konsol yang berjalan di .NET framework. Versi pertama dari Visual Basic .NET adalah Microsoft Visual Basic .NET 2002 dirilis februari 2002, yang kedua Microsoft Visual Basic 2003 pada maret 2003. Diakhir 2005 dirilis Microsoft Visual Basic 2005 dan diawal 2008 dirilis Microsoft Visual Basic 2008. Versi terbaru adalah Visual Basic 2010.
Mulai versi 2005, Microsoft juga menyediakan versi Express. Versi Express merupakan versi ringan dari Microsoft Visual Basic .NET yang ditujukan untuk kalangan selain professional, misalnya untuk pemula yang ingin mempelajari Microsoft Visual Basic .NET, mahasiswa dan penggemar. Karena versi Express diberi beberapa batasan, sehingga tidak dapat untuk mengerjakan proyek-proyek besar. Saat ini yang dapat didownload di website Microsoft adalah versi 2008 express dan versi 2010 express, karena versi sebelumnya sudah dihentikan.
Visual Basic .NET juga merupakan bahasa pemrograman berorientasi obyek, yang berjalan di .NET Framework. Visual Basic .NET dapat diperoleh secara terpisah maupun secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio bersama dengan produk lain seperti Visual C#, Visual C++, Visual Web Developer dan lainnya.
Program pertama yang dapat dilihat dibawah ini sebagai contoh adalah aplikasi minimal berupa konsol. Dipilih aplikasi konsol karena memiliki kesederhanaan dan tidak memiliki kode tambahan untuk teknologi Graphical User Interface (GUI). Dengan demikian kita dapat berkonsentrasi hanya pada bagian-bagian yang signifikan untuk memulai.
Ketik kode dibawah ini menggunakan Notepad, kemudian disimpan dalam file dengan nama ProgramVB.vb.


Buka Visual Studio 2008 Command Prompt yang terdapat pada Start >> All Programs >> Microsoft Visual Studio 2008 >> Visual Studio Tools.

Perkembangan IT (Information Technology) saat ini sudah sangat pesat dan kebutuhan akan IT dalam kehidupan sehari-hari sulit dihilangkan. IT terus dikembangkan baik hardware maupun software untuk memenuhi kebutuhan informasi dan membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Misalnya, IT dipakai untuk mempermudah menyebarkan informasi melalui berbagai media, IT dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan di kantor, IT dipakai untuk kegiatan perdagangan, dan lain sebagainya.
Aplikasi-aplikasi yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan saat tersebut sudah sangat kompleks, karena harus menyajikan informasi yang akurat pada saat dibutuhkan, dapat berinteraksi dengan mudah dan memberikan user interface yang baik. User interface untuk mempermudah interaksi dengan pengguna dapat berupa tombol, popup menu, dropdown menu, masukan dan masih banyak komponen yang lain. Proses yang ada dibelakang user interface tersebut juga sangat kompleks karena merupakan business process seperti hubungan antara produk, pelanggan, order dan lainnya yang melibatkan banyak logika dan pengolahan data.
Karena teknik pemrograman prosedural yang ada sebelumnya dirasa kurang efektif, maka programmer mengembangkan teknik yang diberi nama Objcet Oriented Programming (OOP). Tujuan teknik OOP ini adalah untuk menyederhanakan kompleksitas dengan memodelkan aspek esensial yang ada. Jika model yang dikembangkan semakin mendekati persoalan yang akan dipecahkan, maka semakin mudah persoalan tersebut dapat dimengerti, sehingga program lebih mudah ditulis dan kelola.
Pada pemrograman prosedural, persoalan diselesaikan dengan membentuk fungsi dan prosedur, persoalan di pecah menjadi modul-modul kecil dan pros
es dipandang sebagai urutan instruksi. Fungsi dan prosedur merupakan fokus utama yang digunakan untuk memanipulasi data, sedangkan datanya bersifat pasif.
Sedangkan pada pemrograman berorientasi obyek, persoalan diselesaikan dengan membentuk suatu obyek sebagai abstraksi dari sesuatu yang ada didunia nyata dan dapat dibedakan dengan obyek lain. Obyek ini digunakan untuk membungkus propertis dan operasi, melewatkan pesan, dan inheritance (warisan) dalam aplikasi untuk menyelesaikan domain permasalahan. Fungsi dan data bukan merupakan hal yang terpisah dan bersifat aktif.
Persoalan yang akan dipecahkan dan semua informasi yang berhubungan dengan persoalan tersebut sering disebut sebagai problem domain. Misal, jika kita ingin membuat program untuk keperluan inventory dan sales di suatu perusahaan maka problem domain-nya adalah semua informasi tentang perusahaan tersebut yang berhubungan dengan pengaturan stok inventory, cara penjualan, pemasukan penjualan dan data lainnya. Manajer penjualan dan manajer bagian gudang akan menjadi problem domain expert yang dapat membantu dalam menyelesaikan masalah.
Disain dari Object Oriented harus berisi objek-objek yang ada pada problem domain tersebut. Jadi dari persoalan diatas harus ada obyek-obyek seperti barang, customer, sales, dll.
1.2 Visual Basic .NET
Visual Basic .NET adalah bahasa pemrograman yang paling banyak digunakan oleh para programmer. Visual Basic .NET dapat digunakan untuk membuat aplikasi windows, web dan juga konsol yang berjalan di .NET framework. Versi pertama dari Visual Basic .NET adalah Microsoft Visual Basic .NET 2002 dirilis februari 2002, yang kedua Microsoft Visual Basic 2003 pada maret 2003. Diakhir 2005 dirilis Microsoft Visual Basic 2005 dan diawal 2008 dirilis Microsoft Visual Basic 2008. Versi terbaru adalah Visual Basic 2010.
Mulai versi 2005, Microsoft juga menyediakan versi Express. Versi Express merupakan versi ringan dari Microsoft Visual Basic .NET yang ditujukan untuk kalangan selain professional, misalnya untuk pemula yang ingin mempelajari Microsoft Visual Basic .NET, mahasiswa dan penggemar. Karena versi Express diberi beberapa batasan, sehingga tidak dapat untuk mengerjakan proyek-proyek besar. Saat ini yang dapat didownload di website Microsoft adalah versi 2008 express dan versi 2010 express, karena versi sebelumnya sudah dihentikan.
Visual Basic .NET juga merupakan bahasa pemrograman berorientasi obyek, yang berjalan di .NET Framework. Visual Basic .NET dapat diperoleh secara terpisah maupun secara terpadu dalam Microsoft Visual Studio bersama dengan produk lain seperti Visual C#, Visual C++, Visual Web Developer dan lainnya.
Program pertama yang dapat dilihat dibawah ini sebagai contoh adalah aplikasi minimal berupa konsol. Dipilih aplikasi konsol karena memiliki kesederhanaan dan tidak memiliki kode tambahan untuk teknologi Graphical User Interface (GUI). Dengan demikian kita dapat berkonsentrasi hanya pada bagian-bagian yang signifikan untuk memulai.
Ketik kode dibawah ini menggunakan Notepad, kemudian disimpan dalam file dengan nama ProgramVB.vb.


Buka Visual Studio 2008 Command Prompt yang terdapat pada Start >> All Programs >> Microsoft Visual Studio 2008 >> Visual Studio Tools.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih sudah berkomentar